Aku selalu ada..

Panggil aku dengan sebutan apapun yang kamu mau
Aku bisa menjadi, apapun yang kamu perlu
Hanya jangan harapkan aku ada disitu terlalu lama
Walaupun aku ingin, aku hanya sementara..

Ingatlah aku,
setiap kali kau melihat topengku,
atau mendengar namaku.
Peluk aku saat kau bisa,
karena sedetik kau berpaling
aku sudah tak ada lagi disana

Hei hei..
tapi kau bisa mencariku disini
dan mungkin kau akan menemukan secuil kisahmu
disini
Aku selalu adaA

Advertisements

Hanya Aku..

Senyap sedikit mengembarakan
membawa angin malam dalam relung menyisakan dinginnya
aku tertutup mata dan hati tetap berbicara
pikiranku separuh melayang separuh terlelap
aku pun tak tau apa yang aku inginkan
mencari sedikit yang masih bisa mengenangku

setelah terakhir, tak ada lagi kenanganmu
tak lagi masa lalu tapi masa depan
penghias tidurpun tidak
bersamamu dalam mimpi pun tidak

gelapku dan pagimu bersinar
aku menyeruak dalam setiap ingatanku
memusnahkan setiapnya
aku adalah aku
dan aku saja, tidak kamu

Sesal

Pria itu memandangnya,
Wanita yang duduk di seberang meja
Bibirnya merekah berselimut lipstik merah tua
meneguk minuman berwarna kelam
dari gelas tinggi berkaki panjang
Wanita itu memandangnya,
Pria berkacamata yang duduk diseberang meja
Dengan secangkir kopi hitam
dengan sebuah buku dalam genggamanya
Satu.. dua.. , ia menghitung sampai lima
Pandangan mereka bertemu selama lima detik
Sebelum keduanya memalingkan muka
Jengah ..
Pria menundukkan kepalanya
Kembali kepada buku yang dibacanya
Tapi bibir merah itu serasa memanggilnya
Satu.. dua.. ia menghitung sampai lima
Berharap mata kembali bertemu mata
Tapi wanita itu sudah tidak ada

Cinta itu ..

kiss

kiss

Cinta itu seperti seseorang
yang tersimpan disudut hati terlalu lama

Cinta itu seperti sewaktu-waktu menekan nomor hp
seseorang
padahal kita tau nomor itu sudah lama mati

Cinta itu seperti menyimpan potongan-potongan surat masa lalu
karena hanya itu yang kita punya saat orang yang menulisnya tak ada lagi

rain

rain

Cinta itu seperti menjadi separuh gila
berani mengajak seseorang memulai hidup baru bersama
padahal sudah ada seseorang disisinya

Cinta itu seperti saat mabuk lalu menelepon seseorang
hanya untuk mengatakan i love you

Cinta itu seperti  berubah untuk seseorang
yang dilakukan perlahan tanpa ingin diketahui
dengan penuh rasa gengsi
demi seseorang yang dicintai

Cinta itu seperti sebuah cerita yang walau berakhir menyedihkan
namun saat mengenangnya kau tersenyum

Itulah cinta … 🙂

Underwearheads

Menulis Puisi ~ Menemukan aku

Terinspirasi dari acara launcing buku “Sound of Mind” yang ditulis oleh para guru, dan “Saga Seed” yang ditulis oleh Patricia Maria de Souza, saya jadi penasaran sama diri saya sendiri, apa saya bisa membuat puisi?

2 minggu lalu ada acara Singapore Writers Festival, di acara itu ada beberapa launching buku, acara dengan penulis dll. Saya kesana tanpa tujuan, dan akhirnya secara tak sengaja mengikuti acara launching beberapa buku, diantaranya buku-buku puisi yang saya sebutkan diatas.

Diacara launching itu, banyak puisi dibacakan. Ada yang menarik dan ada yang biasa saja, biasa saja disini berarti menurut saya puisi itu ngga ada maknanya dan nggak kemana-mana. Kosong. Maap saya bukan pengamat puisi juga sih, ini hanya pendapat saya saja 🙂 Dan saya juga sadar saya bukan penulis puisi, bukan fans puisi dan tidak begitu tertarik dengan puisi. Tapi boleh lah saya coba-coba ya.

ini puisi yang saya tulis waktu saja sedang berada/ setelah mengikuti acara launching buku-buku puisi itu :

Menemukan aku,

Suara dengung bagai lebah berkejaran
Bahasa yang sama namun tak bisa kucerna 

Yang kukenal hanya senyum dan tawa
Lainnya tidak, 

Hilang dalam dunia yang … ? 
Ini bukan duniaku
Aku hanya tersesat sampai disini
Tapi disini aku menemukan, 
Aku.. 

Finding I, 

The buzzing sound is chasing each other
in the same language i can’t understand
can only tell the smile and laughter
and thats all.

Lost in the world that … ?
Yes this is not my home
I just got lost up here
But in here i found ,
I ..