Remembering Ben

Namanya Ben, dia pernah memberiku seekor beruang putih bernama Rainbow. Dia membeli Rainbow dengan harga dua puluh lima koin. Kadang saat aku sedang pergi ke luar kota menemui orangtua ku, kutitipkan Rainbow padanya. Dan setiap hari dia akan mengirimkan fotonya dengan Rainbow kepadaku, dan bilang kalau dia dan Rainbow tak sabar menungguku kembali.

Dia membuatkanku sebuah tempat penuh bunga, dengan lampu berpijar-pijar dan pesan-pesan yang ditempel di tempat-tempat tersembunyi yang berisi kata-kata penuh cinta. Hanya aku dan dia saja yang bisa masuk kesana. Biasanya kita mengobrol sampai pagi disana. Kau memberi nama tempat itu, tapi aku sudah lupa sekarang, sudah terlalu lama.

Sudah lama aku tak berkunjung lagi kesana, karena kebahagiaannya tidak lagi sama. Tempat itu tidak lagi menarik, pesan-pesan cinta tidak lagi bertambah. Rainbow pun hanya bermain-main sendiri. Kadang aku datang mengajak Rainbow bicara, kadang hanya membaca ulang pesan-pesan cinta itu, puluhan pesan itu masih ada. Dari awal kita kenal, sampai akhirnya kamu tidak ada lagi.

hey Ben, mash ingatkah kau dengan pohon jeruk dan petal bunga yang pernah kau berikan kepadaku?. Tahukah kau kalau Rainbow sudah punya anak, dan aku memberinya nama Cupcakes? Cupcakes bawelnya luar biasa, entar meniru siapa. Padahal Rainbow sangatlah kalem seperti aku. Mungkin dia meniru kau ūüėõ

Hey Ben, tahukah kau bahwa kadang aku memikirkan masa lalu? masa-masa kita mencari salju dan es bersama-sama, kita mrmbangun winter wonderland bersama, bermain dengan Rainbow, dan bahkan bergosip tentang mojo-jojo, si orang belanda yang kita anggap aneh tapi selalu memberi harga murah dan memberi kita hadiah-hadiah tak penting yang sampai saat ini aku belum membukanya karena ku tau isinya paling hanya bebek atau poci saja. Bahkan kita merasa box nya lebih menarik daripada isinya ūüôā
Semua dalam dunia imajinasi kita Ben..

Tapi yang membuat aku merindukanmu dengan sangat adalah genggaman tanganmu yang tidak pernah mau kau lepas, sentuhan bibirmu pada bibirku dengan lembut, pelukan hangatmu saat kamu mengantarku pulang, menghabiskan setiap hari berdua denganmu.
Itu semua bukan imajinasi, Ben. Itu adalah kenangan kita..

Somewhere over the rainbow
Blue birds fly
Birds fly over the rainbow
why oh why cant i?

Samar-samar terdengar, sebuah suara yang out of tune menyanyikan lagu ini, dan aku tiba-tiba aku mengingatmu. Dan aku tersenyum ūüôā

Ben & me

Ben & me

IMG_0068

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s