Menulis Puisi ~ Menemukan aku

Terinspirasi dari acara launcing buku “Sound of Mind” yang ditulis oleh para guru, dan “Saga Seed” yang ditulis oleh Patricia Maria de Souza, saya jadi penasaran sama diri saya sendiri, apa saya bisa membuat puisi?

2 minggu lalu ada acara Singapore Writers Festival, di acara itu ada beberapa launching buku, acara dengan penulis dll. Saya kesana tanpa tujuan, dan akhirnya secara tak sengaja mengikuti acara launching beberapa buku, diantaranya buku-buku puisi yang saya sebutkan diatas.

Diacara launching itu, banyak puisi dibacakan. Ada yang menarik dan ada yang biasa saja, biasa saja disini berarti menurut saya puisi itu ngga ada maknanya dan nggak kemana-mana. Kosong. Maap saya bukan pengamat puisi juga sih, ini hanya pendapat saya saja 🙂 Dan saya juga sadar saya bukan penulis puisi, bukan fans puisi dan tidak begitu tertarik dengan puisi. Tapi boleh lah saya coba-coba ya.

ini puisi yang saya tulis waktu saja sedang berada/ setelah mengikuti acara launching buku-buku puisi itu :

Menemukan aku,

Suara dengung bagai lebah berkejaran
Bahasa yang sama namun tak bisa kucerna 

Yang kukenal hanya senyum dan tawa
Lainnya tidak, 

Hilang dalam dunia yang … ? 
Ini bukan duniaku
Aku hanya tersesat sampai disini
Tapi disini aku menemukan, 
Aku.. 

Finding I, 

The buzzing sound is chasing each other
in the same language i can’t understand
can only tell the smile and laughter
and thats all.

Lost in the world that … ?
Yes this is not my home
I just got lost up here
But in here i found ,
I ..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s