Reach your full potential ~ Nick Vujicic

20140601_191612

Setelah mengikuti seminarnya Nick Vujicic hari Minggu kemarin, saya diingatkan lagi tentang full potential saya. Dan dalam hati saya merasa, saya ini sebenarnya mampu meraih mimpi saya (menjadi penulis), hanya saja kadang saya terlalu malas untuk memulai.

Tapi mendengar sendiri bagaimana Nick bisa menjadi seorang speaker, motivator saat ini, saya jadi malu. Karena saya merasa mempunyai segala yang diperlukan untuk menulis, hanya saja saya tidak pernah memulai. Saya sudah mempunyai fasilitasnya, namun niat dan actionnya tidak ada. Sedangkan Nick yang mempunyai kekurangan sudah berhasil memperjuangkan dan membuat banyak orang terinspirasi, Nick berhasil mengembangkan full potentialnya. Sungguh luar biasa.

20140601_191559
Beberapa point yang disampaikan oleh +Nick Vujicic untuk kita bisa mencapai full potential kita :

1. Attitude of gratitude – bersyukurlah untuk apa yang kita punya. Live today, dont get so busy planning for tommorow.
Awalnya Nick merasa rendah hati, dan sempat ingin bunuh diri dengan mencempungkan diri ke bath tub. Tapi karena kasih sayang orang tuanya yang setiap hari selalu mengatakan “Nick, i love you, you are beautiful, you are special”. Akhirnya Nick bisa mejadi lebih positif.

2. I dont know what i can achieve, until i try.
Fear will stop you from trying – but courage drives strength, and strength drives trough fear.
Nick menceritakan bahwa ia dulu harus menunggu taxi sangat lama untuk dapat pulang sekolah ke rumahnya, hingga suatu hari ia bertemu seorang janitor yang menanyakan berapa lama Nick harus menunggu taxi. Lalu Janitor itu menawarkan Nick untuk pulang bersama, sejak itu mereka berteman. Mereka membicarakan apa saja, politik, sex , persoalan sehari-hari dll. Sampai akhirnya suatu hari Janitor itu bilang kepada Nick “You will be a speaker”. Lalu Janitor itu memaksa Nick untuk berbicara didepan sebuah group, walah awalnya menolak, akhirnya Nick melakukannya juga. Lalu panggila-panggilan datang dari group lain.

3. When you fail, try again – Nick menceritakan tentang bagaimana awal ia ingin menjadi speaker. Ia menelepon sekolah-sekolah dan mereka menolaknya. Sampai pada sekolah ke 52, sekolah itu menerima tawaran Nick, dan bersedia membayar Nick 50 dollar (tanpa Nick sadari bahwa sekolah itu berjarak 2.5jam dari rumahnya). Akhirnya Nick membujuk saudara laki-lakinya untuk mengantarnya kesana, karena ia sudah berjanji akan datang. Dan adiknya baru bersedia ketika Nick menawarkan uang 50 dollar, agar ia mau mengantar Nick.

4. Failure equals education
Setibanya disana, ia hanya disuruh berbicara selama 5 menit dihadapan kurang lebih 10 orang saja. Lalu Nick merasa kecewa dan merasa sangat bodoh, saudaranya pun mentertawakannya. Nick sungguh kecewa dan merasa gagal. Ia mengancam saudaranya agar tidak memberitahu orangtua mereka. Nick merasa marah pada dirinya sendiri.

5. Obstacles equal opportunity
Keesokan harinya sekitar pukul 8.30 pagi, HP Nick berbunyi, setelah membiarkannya beberapa kali akhirnya ia mengangkatnya. Ternyata telepon itu dari sekolah yang mendengar bahwa Nick berbicara disekolah kemarin tentang bullying, dan mereka meminta Nick berbicara disekolah mereka. Mereka bahkan bersedia membayar, mengantar jemput Nick dan lain-lain. Mereka bahwa bilang ” saya tau anda pasti sibuk, karena itu anda tentukan saja waktunya” -kira2 seperti itu :D.
Dan sejak itu, banyak sekali panggilan kepada Nick untuk berbicara disekolah-sekolah dan gereja-gereja dll

6. Dream BIGGER
Bahkan pada saat orangtua Nick tidak percaya dengan keinginan Nick untuk menjadi seorang speaker, Nick tetap bermimpi besar dan akhirnya berhasil . Hope is there but if we dont believe it, we will go to the wrong direction.

7. Never give up – when you set your dream right, you cant lose

20140601_202724
Sakingnya saya terbawa, kemarin malam saya bermimpi, dengan tema “full potential” ini, biarpun saya rada lupa apa isi mimpinya. Namun saya seperti diingatkan, bahwa potensi saya ini bukan hanya 1 hal (misal, menulis), tapi masih banyak lagi potensi saya yang lain yang harus saya gali.
It’s a great revelation buat saya, karena selama ini saya rasanya hanya stuck di 1 hal.
Terima kasih Tuhan, sudah diingatkan ­čÖé

Advertisements